Kurikulum Berbasis Riset

Kurikulum Berbasis Riset

By: admin

December 9, 2011

PADANGPANJANG, METRO
Menyusul akan datangnya masa penerimaan mahasiswa baru 2011, Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang terus melakukan pembenahan internal. Pembenahan tersebut terutama bidang kurikulum. “Saat ini, kita tengah menyiapkan sistem penyusunan kurikulum yang berbasis riset. Sistem ini sangat diperlukan untuk menjamin kompetensi  para alumni kita nantinya di tengah masyarakat,” Kata Pembantu Dekan I Fakultas Pertunjukan Yusril, S.S., M.Sn. Menurutnya, riset yang akan dilakukan berkaitan  dengan apa dan bagaimana kesenian yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Hasil riset itulah yang nantinya akan melandasi penciptaan kurikulum yang akan diterapkan kepada seluruh mahasiswa.

Yusril

Yusril, S.S., M.Sn

Namun, sambungnya, keberadaan kurikulum yang berdasarkan kepada kebutuhan masyarakat tersebut, tidak akan menghalangi mkreativitas mahasiswa untuk mengembangkan kesenian Melayu khususnya Minangkabau menurut versi mereka. “Kurikulum ini bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa yang siap terjun ke tengah masyarakat dengan membawa bekal  pengetahuan dan keahlian seni yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat tersebut,” lanjutnya.
Sesuai dengan kesiapan saat ini, Yusril memastikan Fakultas yang membawahi ju rusan Teater, Tari, Musik dan Karawitan tersebut siap menampung sekitar 400 mahasiswa baru. “Kita menargetkan masing-masing jurusan bisa membuka 2 kelas untuk penerimaan yang akan datang. Berarti sekitar 80 mahasiswa perjurusan,” sebutnya.
Khusus untuk jurusan seni musik, dan Seni Karawitan peminat diperkirakan akan membludak seperti yang sudah-sudah. “Kedua jurusan tersebut untuk tahun ini bisa menerima sekitar 100 orang mahasiswa,” katanya.
Yang terakhir, peneyerapan peminat dilakukan dengan sistem tes seperti biasa. “Kita berharap agar melalui ketiga sistem rekrutmen ini, minat lulusan SMA sederajat akan semakin meningkat untuk memasuki Fakultas Seni Pertunjukan,” harap Yusril (muh/Posmetro Padang, Minggu 15 Mei 2011).